Bagaimana Memori / Daya Ingat Bekerja

Bagaimana Daya Ingat Bekerja

Secara sederhana memori / daya ingat terkait dengan persepsi, perhatian yang anda berikan (attention), dan proses berpikir atau memahami (reasoning).

Informasi yang diterima akan dikaitkan dan saling terhubung dengan informasi yang sebelumnya telah diketahui atau dialami.

Dengan demikian secara alamiah manusia memilih informasi apa yang disukainya untuk diingat dan informasi apa yang tiak ingin disimpan.

Proses memanggil kembali informasi ini (mengingat) bergantung kuat pada asosiasi yang dibentuk. Semakin kuat asosiasi sebuah informasi akan semakin mudah diingat dan dipanggil kembali.

Selain itu aspek emosi juga memegang peranan penting dalam daya ingat. Itu kenapa informasi yang memiliki aspek emosi akan lebih mudah diingat dan cenderung sulit untuk dilupakan.

Masih ingatkah anda ketika bertemu belahan hati yang sekarang sudah menjadi istri?
Masihahh anda bisa mengingat saat acara akad nikah anda dan pasangan anda waktu itu?

Bagaimana Mindmap Bekerja

Cara kerja pikiran manusia (secara alami) adalah memancar dari satu titik pikiran ke berbagai asosiasi pemikiran yang lain, dan selalu menyebar kembali dengan tidak terbatas, atau diistilahkan dengan Radiant Thinking.
Istilah ini dipopulerkan oleh Dr. Tony Buzan di awal penyusunan konsep sistem mindmap.

Dengan teknik mindmap, maka anak akan mencatat/meingkas menggunakan kata kunci (keyword) dan gambar.

Perpaduan dua hal tadi akan membentuk sebuah asosiasi di kepala anak dan ketika si anak melihat gambar tersebut maka akan terjelaskan ribuan kata yang diwakili oleh kata kunci dan gambar tadi.

Berikut contoh sederhana:
coba bayangkan kata “kelengkeng”, ketika anda membayangkan sebuah kelengkeng, maka anda melihat buah yang mempunyai bentuk bulat kecil seperti anggur, dengan biji ditengahnya dan kulit yang berwarna kuning kecoklatan, serta rasa yang manis.mungkin juga yang terbayangkan oleh anda adalah es kelengkeng yang sangat segar.

Pernahkah ketika mendengar kata jeruk yang terbayang di benak anda adalah huruf-huruf K-E-L-E-N-G-K-E-N-G?
Kecil kemungkinan hal itu yang anda bayangkan.
Demikianlah dalam mindmap, anda cukup menuliskan kata kunci yang mewakili dan gambar yang paling sesuai dengan asosiasi dan preferensi anda.

Mindmap menjadi cara mencatat/meringkas yang mengakomodir cara kerja otak secara natural. Berbeda dengan catatan konvensional yang ditulis dalam bentuk daftar panjang kebawah, maka pada konsep mindmap akan mengajak pikiran untuk membayangkan suatu subyek sebagai satu kesatuan yang saling berhubungan.

Jika menggunakan catatan konvensional, anak harus menghafal daftar panjang yang sudah anak buat dan seringkali ada yang terlewati.

Sebaliknya dengan konsep mindmap, secara mental anak membangun sebuah gambar yang dapat dibayangkan.

Ketika gambar tersebut muncul dalam benak anak, maka seluruh penjelasan yang terkandung didalamnya akan terjelaskan.

Pakar otak berpendapat bahwa kreativitas dapat diartikan seberapa banyak pancaran pikiran yang ditimbulkan dari pusat pikiran dalam pembuatan mindmap.

Latihan memancarkan pikran ini sangat baik untuk melatih otot mental otak kanan anak, terutama aspek kreativitas.

Berdasarkan penelitian di luar negeri , rata-rata anak sudah mengingat 70 – 90 % dari seluruh materi saat si anak selesai membuat sendiri mindmapnya.

Ingat bahwa mindmap yang dibuat anak hanya untuk dirinya sendiri, bukan untuk teman-temannya di sekolah, karena orang lain belum tentu mengerti, sebab daya ingat pancaran pikiran tiap anak berbeda-beda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.