6 Jenis Aneka Permainan Untuk Bayi Usia 0 – 3 Bulan

Bayi yang baru dilahirkan memang terlihat seperti belum bisa melihat, mendengar atau berpikir.

Namun riset membuktikan, bayi yang baru lahir sudah mampu melihat, mendengar dan belajar, bahkan jauh sebelum dilahirkan, maka orang tua perlu memberikan stimulasi-stimulasi positif berupa permainan sederhana dan bisa dikreasikan sendiri dengan menggunakan yang ada di sekeliling rumah.

Sesudah mengetahui fungsi permainan bagi anak berusia dini, maka tidak ada pilihan lain bagi orang tua untuk segera menyisihkan waktunya diantara jubelan aktivitas keseharian guna menjalin interaksi dengan bayinya.

Interaksi melalui berbagai permainan kreatif, edukatif dan rekreatif yang sanggup menopang terhadap kesentausaan fisik, kehalusan budi dan ketajaman intelektualnya.

Aneka Permainan Untuk Bayi Yang Baru Berusia 0 – 3 Bulan

Berbagai mainan edukatif berikut ini mulai dapat diperkenalkan orang tua kepada anak-anaknya yang masih berusia dini.

1. Permainan Tut-tut Berguling

permainan tut-tut berguling

Karena bayi memerlukan waktu relatif lama untuk mampu mengontrol gerakan tubuhnya, maka anda perlu membantunya dengan permainan tut-tut berguling.
Biasanya pada rentang usia 4 – 6 bulan, bayi umumnya dapat menguasai aktivitas berguling, tapi tidak ada salahnya pada usia sebelum itu anda memulai permainan ini.

    • Media Permainan
      1. Selimut lembut atau handuk.
      2. Permukaan lantai yang halus.

 

    • Rangkaian Aktivitas
      1. Letakkan selimut lembut atau handuk di permukaan yang rata.
      2. Telungkupkan bayi di atas selimut.
      3. Angkat salah satu ujung selimut itu secara perlahan sehingga bayi miring ke satu sisi.
      4. Sambil bercakap-cakap, gulingkan terus bayi itu.
      5. Gunakan tangan untuk menangkap dan menahan bayi itu selama berputar.
      6. Saat berpindah posisi, tunjukkan rasa gembira anda kepada bayi itu.
      7. Ulangi sampai bayi itu lelah dan bosan.

 

    • Tips Keamanan
      Gerakkan perlahan-lahan dan jaga bayi itu agar tidak berguling terlalu cepat sampai cedera.

 

  • Manfaat Permainan
    1. Memberi kemampuan di dalam mengenal arah.
    2. Memberi kemampuan untuk mengenali gerakan.
    3. Meningkatkan kontrol motorik.

2. Permainan Bicara Perut

permainan bicara perut

Sebelum mengucapkan kata pertamanya, bayi sudah mulai belajar bicara dan bahasa. Selain bercakap-cakap dengan bayi itu, cobalah berbicara lewat perut.
Ini merupakan pengalaman sensoris yang menarik bagi bayi.

    • Media Permainan
      1. Mulut anda.
      2. Selimut lembut.

 

    • Rangkaian Aktivitas
      1. Lepaskan pakainan bayi itu (popok boleh dikenakan).
      2. Baringkan di atas selimut dengan posisi tertentang.
      3. Berlututlah disisinya.
      4. Bercakap-cakaplah sejenak.
      5. Usap perutnya dengan lembut.
      6. Sekarang saatnya memulai permainan bicara perut.
      7. Tekan wajah dan bibir anda ke perut bayi, kemudian bicaralah, bernyanyi, bacakan sajak-sajak pengasuhan, atau karangan dengan kata-kata lucu.
      8. Variasikan tinggi dan besar suara anda saat berbicara dengan bayi itu.
      9. Ciumlah berulang kali seusai anda menyelesaikan kata-kata itu.
      10. Duduk dan tersenyumlah pada bayi setiap selesai melakukan permainan ini.
      11. Anak akan terkikik saat anda mengantisipasi pembicaraan yang menggelitik.

 

    • Tips Keamanan
      Jangan bicara terlalu keras agar tidak membuat bayi itu terkejut.

 

  • Manfaat Permainan
    1. Memberikan kesadaran tubuh.
    2. Meningkatkan kemampuan dalam berbahasa.
    3. Merangsang aksi eksplorasi motorik sensorik.
    4. Memberikan pembekalan di dalam melakukan interaksi sosial.

3. Permainan Cacing Menggeliat

permainan cacing menggeliat

Bayi memiliki refleksi berjalan.
Hal ini dapat dibuktikan saat kaki bayi itu tertekan, maka kakinya akan diluruskan.
Gunakan refleksi berjalan untuk melatihnya merambat.

    • Media Permainan
      1. Permukaan lantai lembut dan tidak licin.
      2. Mainan warna-warni.

 

    • Rangkaian Aktivitas
      1. Telungkupkan bayi di atas lantai yang lembut.
      2. Letakkan mainan warna-warni tidak jauh dari wajah bayi dan rangsanglah ketertarikannya pada mainan itu.
      3. Duduklah di belakang bayi dengan kaki atau tagan menekan kakinya.
      4. Bayi itu akan mendorong balik. Hingga ia maju beberapa senti mendekati mainan yang tengah diperhatikannya.
      5. Jauhkan mainan dan dorong kaki bayi. Agar ia mendorong balik mainannya sejauh beberapa senti ke depan.

 

    • Tips Keamanan
      Jangan gerakkan bayi terlalu cepat. Jangan biarkan bayi itu terlalu mendekati mainannya sehingga kepalanya terbentur.

 

  • Manfaat Permainan
    1. Memberikan pengetahuan hubungan sebab akibat.
    2. Memberikan kemampuan kontrol motorik.
    3. Memberikan latihan sebelum merambat.

4. Mainan Edukatif Hilang Muncul Kembali

mainan edukatif hilang muncul kembali

Sejak kelahirannya di muka bumi, perkembangan usia anak selalu disertai dengan rasa keingin tahuannya terhadap lingkungan sekitarnya yang masih asing dan penuh rahasia.
Dengan demikian orang tua harus membantu dengan permainan hilang muncul kembali.

    • Media Permainan 
      1. Aneka warna mainan halus
      2. Box (kotak) atau keranjang
      3. Pakaian, selimut atau handuk

 

    • Rangkaian Aktivitas
      1. Kumpulkan aneka warna mainan yang lembut, lalu letakkan box tanpa sepengetahuan bayi itu.
      2. Letakkan bayi di kursi dengan nyaman, lalu duduklah di depan bayi itu.
      3. Ambillah salah satu mainan dari box, perlihatkan dan dekatkan ke wajah bayi itu, lalu bicaralah untuk menarik perhatiannya.
      4. Ketika bayi mulai memperhatikan, tutuplah mainan itu dengan kain.
      5. Katakan kepada bayi itu,”Hilang sudah!”
      6. Sesudah beberapa saat, buka penutupnya dan ekspresikan rasa gembira sambil berseru,”Nah ini dia!”
      7. Ulangi permainan itu dengan benda lainnya.

 

  • Tips Keamanan
    Sentuh lembut bayi itu. Jangan bersuara terlalu keras, agar bayi itu tidak tersentak kaget.

5. Mainan Edukatif Baby Ball

mainan edukatif baby ball

Olah raga tidak hanya pantas dilakukan oleh orang dewasa. Seorang bayi yang masih berusia 3 bulan pun sangat memerlukan olah raga.

Di samping menyenangkan, olah raga dapat memperlancar peredaran darah, melatih otot, meningkatkan kelenturan dan mengontrol gerakan fisiknya.guna memenuhi kebutuhan kesehatan fisiknya, orang tua layak memberikan permainan baby ball yang lazim disebut dengan bola bayi.

    • Media Permainan
      1. Bola besar dengan diameter 60-90 cm.
      2. Lantai berkarpet yang cukup luas.

 

    • Rangkaian Aktivitas
      1. Jangan kenakan pakaian pada bayi selain popok. Hal ini dimaksudkan agar tubuh bayi itu dapat menahan bola tanpa tergelincir.
      2. Tempatkan bola di tengah ruangan berlantai karpet.
      3. Cobalah untuk mendudukkan bayi di sisi bola yang berseberangan dengn anda.
      4. Duduklah berhadapan di sisi bola lainnya dan pegang lengan bayi itu agar keseimbangannya terjaga.
      5. Naikkan bayi itu di atas bola, lalu putar dengan hati-hati agar tidak tergelincir.
      6. Putar bayi itu mengitari bola, maju dan mundur dari satu sisi ke sisi lainnya.
      7. Lakukan eksperimen dan cobalah beragam gerak olah raga lainnya.

 

    • Tips Keamanan
      Peganglah bayi dengan erat agar tidak jatuh. Untuk menjamin rasa percaya diri, gerakkan bola dan bayi itu perlahan-lahan.

 

  • Manfaat Permainan
    1. Meningkatkan kontrol motorik.
    2. Melatih kelenturan.
    3. Memberikan kesadaran ruang dan waktu.
    4. Menumbuhkan kepercayaan.

6. Pijat Bayi

pijat bayi

Semenjak lahir, bayi sudah mampu merespons sentuhan ibunya. Pelukan dan pijatan lembut yang anda berikan dapat memberikan rasa senang dan kenyamanan kepada bayi itu.

    • Media Permainan
      1. Handuk atau selimut.
      2. Lotion bayi.

 

    • Rangkaian Aktivitas
      1. Bentangkan handuk atau selimut di atas karpet lembut.
      2. Telungkupkan anak dengan tubuh telanjang.
      3. Tuangkan sedikit baby oil ke telapak tangan, lalu gosok dengan kedua telapak tangan agar minyak menjadi hangat.
      4. Pijatlah lembut leher bayi itu hingga bahu, lengan, punggung, pantat, kaki dan tungkainya.
      5. Balikkan tubuh bayi itu hingga posisinya terlentang.
      6. Ulangi pemijatan dengan minyak yang sama.

 

    • Tips Keamanan
      Berikan sentuhan lembut, sehingga tidak menyebabkan memar pada bayi itu. Lakukan pijat bayi selama anak tidak alergi minyak atau lotion. Jangan menyentuh wajah anak, hingga minyak tidak masuk ke matanya.

 

  • Manfaat Permainan
    1. Memberikan kesadaran tubuh.
    2. Meningkatkan kepekaan sentuhan.
    3. Memberikan pembekalan dalam interaksi sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.